728x90 AdSpace

  • Latest News

    Diberdayakan oleh Blogger.
    Sabtu, 21 Maret 2015

    Petualangan Dalam Secangkir Kopi

    The Sweet Corner, Hotel Century Park, Senayan. Foto: M Mahfuz Abdullah/JPNN 


    BAGI penikmat kopi, setiap seruputan adalah kesan. Secangkir kopi selalu dianggap sebagai sebuah ritual petualangan rasa yang memiliki arti tersendiri.

    Meskipun, bagi kebanyakan orang, menyeruput kopi hanya ritual rutin. Yang entah saat membuka hari di saat pagi, atau sekadar membunuh waktu sambil menunggu kemacetan lalu lintas berlalu saat akan pulang dari rutinitas pekerjaan.

    Tapi secangkir kopi memang memberi warna berupa kenikmatan khas yang tidak bisa diucap dengan kata. Jika ingin tahu, ya harus mencoba, mencicipi tiap teguknya sekaligus mencium aroma khasnya. Dan merasakan kelembutan kafein yang terkandung dalam pekatnya air racikan barista itu hanyut hingga memberikan rasa tenang atau menghilangkan rasa kantuk di sel-sel otak kita.

    Begitulah, mengapa para penikmat kopi rela mencari kemana saja secangkir kopi untuk sekadar memenuhi dahaga rasa.

    Tak cuma soal rasa, secangkir kopi juga bisa berbicara soal suasana. Itulah mengapa warung-warung kopi selalu dipenuhi penikmat kopi. Tentu saja, beda harga dan kemasan, juga beda komunitasnya. Selalu ada pangsa pasarnya.

    Tak heran, di mana saja. Entah di warung-warung di gang-gang sempit, di ujung pantai, hingga café-café di belantara Kota Jakarta.

    Jika Anda para penikmat kopi berada di Jakarta, tak ada salahnya jika mencoba aneka menu kopi di  The Sweet Corner, Hotel Century Park, Senayan. Di sini tersedia sajian kopi dengan berbagai gaya dan rasa, seperti Caramel Iced Coffee Blended, Coffee Latte, Caramel Macchiato, Capucino dan lainnya.

    Kali ini, saya ingin membahas secara khusus Caramel Iced Coffee Blended. Pada awalnya, saya tidak sengaja mencicipi kopi itu. Andina Putri, Account Manager Hotel Century Park yang bertandang ke redaksi JPNN membawakan secangkir kopi untuk Liliek Ediyono, mantan Manager Marketing JPNN yang kini dipercaya menjadi Direktur PT Fokus Media Internusa (FMI), anak usaha baru JPNN yang bergerak di bidang advertising dan event organizer.

    “Kata yang bikinnya sih, lebih enak dari kopi di café-café franchise merk terkenal itu. Tapi silakan coba dulu,” kata Putri beberapa waktu lalu.

    Sebagai orang yang mengklaim penikmat kopi sejati, saya sudah bisa mencium aroma khas dari dalam cangkir plastik itu. Langsung saja saya cari cangkir di pantry  dan membaginya menjadi dua. Cukup sekali menyeruput saya sudah yakin untuk berkomentar.

    “Hmm ini benar-benar nikmat. Nanti saya harus lihat cara membuatnya,”

    Rabu (27/8) lalu, saya berkesempatan untuk melihat langsung proses pembuatan sebuah sajian kopi yang diberi nama Caramel Iced Coffee Blended itu.

    “Kopinya hasil mixing, robusta dan arabika kualitas terbaik. Kita giling sendiri, sehingga lebih fresh,” kata Akma, barista di The Sweet Corner sambil menekan beberapa tombol mesin penggiling kopi.

    Begitu kopi tampak halus, lalu dimasukan ke penakar coffee maker untuk diproses guna menghasilkan air sari kopi terbaik. “Cukup 60 mili (liter),” tambahnya.

    Dalam pikiran saya, air kopi itu dicampur air gula, susu segar, rempah  dan diblender seperti biasa.

    Ternyata tak cukup begitu. Akma juga menambahkan beberapa scoope es krim rasa vanila. Beberapa potong es batu, sirop caramel, susu segar, dan beberapa bahan rahasia lainnya. Hasil racikan tepat inilah yang membuat bahan-bahan menyatu dalam rasa yang sulit untuk sekadar diceritakan.

    “Kopi itu soal rasa, setiap tetesnya adalah sensasi berbeda. Jadi coba saja” tambah Akma.

    The Sweet Corner sebenarnya tak hanya menjual kopi, disiapkan juga aneka jus dari buah segar yang setiap orang bisa memilih sendiri aneka buah yang disukai. Berbagai buah ini di-display sehingga mudah dijangkau.

    Untuk jenis kopi Caramel Iced Coffee Blended dipatok harga Rp58 ribu per cangkir. Sedangkan aneka jus itu dipatok harga Rp30 ribu. Sebuah bilangan yang pantas untuk kualitas hotel berbintang 4 di Jakarta.

    Akma benar. Kopi memang soal rasa, untuk tahu ya harus berani berpetualang mencobanya. (M Mahfuz Abdullah/jpnn)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Petualangan Dalam Secangkir Kopi Rating: 5 Reviewed By: Travelopedia.co
    Scroll to Top