728x90 AdSpace

  • Latest News

    Diberdayakan oleh Blogger.
    Sabtu, 08 Oktober 2016

    Destinasi Top 10 Borobudur Terus Dibenahi



    TRAVELOPEDIA.CO, MAGELANG – Kementerian Pariwisata RI yang dipimpin Arief Yahya terus memantau progres percepatan pembangunan Borobudur, menuju destinasi kelas dunia. Ketua Pokja 10 “Bali Baru” Hiramsyah Sambudhy Thaib melihat trend positif perkembangan mahakarya budaya yang menjadi ikon pariwisata Jawa Tengah – Jogjakarta itu.

    “Kami terus lihat unsur 3A-nya, Atraksi, Akses, dan Amenitas,” kata Hiramsyah, Ketua Tim Percepatan 10 Top Destinasi Kemenpar di Jakarta.

    Ditambahkan Larasati Sedyaningsih, Tim Percepatan Borobudur Jawa Tengah, menjelaskan atraksinya sudah diramaikan lagi dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah Borobudur’s Writer Festival yang sedang berlangsung, sejak 5-8 Oktober 2016.

    “Tahun ini merupakan festival kelima, dan diisi oleh orang-orang top di Indonesia, seperti Garin Nugroho, Happy Salma, dan masih banyak lagi. Festival itu sendiri berlangsung di Hotel Pelataran dan Gunung Andong Magelang,” kata Larasati.

    Bagaimana dengan akses? Menurut Laras, diharapkan akhir bulan Oktober 2016 ini segera beres, sehingga bulan November 2016 sudah bisa groundbreaking. Dia mengapresiasi Pemda Kulonprogo, Jogjakarta yang bergerak cepat untuk mewujudkan Borobudur, situs sejarah yang dibangun sekitar tahun 800-an Masehi di masa pemerintahan Wangsa Syailendra itu, segera jadi.

    Dengan begitu, lanjut Laras, pembangunan sector pariwisata segera tuntas dan masyarakat mendapatkan benefit yang sustainable. Seperti diketahui, pariwisata sudah menjadi sector prioritas, dan saat ini menjadi core business atau core economy bangsa Indonesia. “Hanya di sector Pariwisata inilah bangsa kita bisa bersaing di level global. Karena kita punya banyak peninggalan heritage dan mahakarya budaya yang diakui UNESCO seperti Borobudur ini,” kata dia.

    Bagiamana dengan amenitasnya? Kamis, tanggal 6 Oktober 2016, Larasati bersama Hari Untoro Drajad, Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural juga meninjau kembali Borobudur. Mereka juga berdiskusi dengan Walikota Magelang, Sigit Widyonindito membicarakan konsep Borobudur Street Market, yang akan menjadi salah satu amenitas yang akan mengangkat Kota Magelang ke depan.

    “Kami sudah melakukan sosialisasi kepada para pemilik toko di sepanjang Jalan Pemuda Magelang. Yang hadir, sekitar 80% dari pemilik toko, atau 78 orang dari 97 orang. Semuanya setuju dengan konsep Borobudur Street Market. Bahkan 10 toko menyatakan langsung siap merenovasi,” kata Larasati.

    Selain itu, ada 10 BUMN siap membantu 1 desa per BUMN untuk membuat Balai Ekonomi dan beberapa homestay, di desa-desa sekeliling kawasan pariwisata Borobudur. Dana dari BUMN berbentuk CSR –corporate social responsibility– atau sponsorship. 

    “Borobudur itu berada di Kabupaten Magelang, tetap konsep pembangunan kawasan Pariwisata itu nanti tidak hanya di Kabupaten Magelang saja, melainkan seluruh Jogja-Solo-Semarang dengan konsep Joglosemar, dengan ikon Borobudur,” ujar Larasati.

    Dengan begitu, kawasan Jateng-DIJ itu akan maju bersama dalam ekonomi, karena akses bisa diambil dari Semarang, Solo, maupun Jogjakarta. Mengapa ikonnya Borobudur?

    “Ya, jika di-benchmark dengan Angkorwat, Borobudur itu lebih besar size-nya, lebih tua usianya, dan lebih bagus. Tetapi, jumlah wisman kita kalah jauh dari mereka, karena selama ini masih single destination, multi management. Inilah yang sedang terus kami kembangkan dalam tim 10 top destinasi prioritas,” kata Larasati.

    Hari Untoro Drajad menambahkan, Borobudur dan sekitarnya itu kaya dengan candi-candi peninggalan sejarah yang jika diintegrasikan antar satu dengan yang lain, ada kaitan sejarahnya. Sehingga, jika digali lebih dalam lagi, bisa menjadi destinasi kelas dunia yang tidak ada duanya. 

    “Borobudur itu sendiri posisinya berada di 100 km dari Semarang, 86 km dari Solo dan 40 km dari Jogjakarta. Tetapi posisi geografisnya berada di territorial Jawa Tengah,” kata Hari Untoro.

    10 Top Destinasi yang sering disebut-sebut oleh Menpar Arief Yahya sebagai 10 Bali Baru itu adalah Danau Toba di Sumut, Tanjung Kelayang di Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu dan Kota Tua Jakarta Borobudur Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru Jawa Timur, Mandalika Lombok, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sultra, Morotai Maluku Utara. (idp)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Destinasi Top 10 Borobudur Terus Dibenahi Rating: 5 Reviewed By: Travelopedia.co
    Scroll to Top